Pendidikan

September 08, 2025

Modul Ajar Deep Learning IPA kelas 7 Semester 1 Bab 3 ; Suhu, Kalor dan Pemuaian # Pertemuan ke 1 - 12 Tahun 2025

 

            KEMENTERIAN AGAMA

             MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

                   JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292)

        '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFORMASI UMUM
                                           

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

·  Suhu terukur

·  Titik tetap atas

·  Titik tetap bawah

·  Skala termometer

Sub Topik

Suhu

Materi Yang Dipelajari

·   Konsep suhu

·   Skala termometer

 

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

  Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid memiliki kemampuan matematis dalam menjumlah, membagi, mengali dan mengurangi.  

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI 

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

Murid  dapat menyelidiki tingkat panas atau dingin suatu benda dalam sebuah percobaan.

 

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-1

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B., KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                                    Lamongan, 14 Juli 2025

                                                                                                       

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                                Guru Mata Pelajaran                       

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                                      ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                                   NIP. 197509272005011002    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

             

                  KEMENTERIAN AGAMA

           MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

                   JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292)

        '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFORMASI UMUM
                                                                                              

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

·  Celsius

·  Fahrenheit

Sub Topik

Suhu

Materi Yang Dipelajari

Perbandingan skala Celsius dengan skala Fahrenheit

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

  Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid memiliki kemampuan matematis dalam menjumlah, membagi, mengali dan mengurangi. 

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI 

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

·     Murid dapat mengkonversi skala termometer Celsius ke skal termometer Fahrenheit melalui suatu persamaan.

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-2

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama Murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga Murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu Murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B. KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                                   Lamongan, 14 Juli 2025                     

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                                Guru Mata Pelajaran                       

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                                      ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                                   NIP. 197509272005011002    

 

 

 

 

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

 

 

 

 

 

 

            KEMENTERIAN AGAMA

             MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

                    JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292)

        '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFORMASI UMUM
                                                                                               

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

·  Celsius

·  Kelvin

 

Sub Topik

Suhu

Materi Yang Dipelajari

Perbandingan skala Celsius dengan skala Kelvin

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid memiliki kemampuan matematis dalam menjumlah, membagi, mengali dan mengurangi.   

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI 

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

·     Murid dapat mengkonversi skala termometer Celsius ke skal termometer Kelvin melalui suatu persamaan.

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-3

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama Murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga Murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu Murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B. KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                           Lamongan, 14 Juli 2025                            

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                    Guru Mata Pelajaran  

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                          ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                       NIP. 197509272005011002    

 

 

 

 

 

 

 

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

   KEMENTERIAN AGAMA

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

  JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292)

                     '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFORMASI UMUM

                                                                                              

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

·  Celsius

·  Reamur

 

Sub Topik

Suhu

Materi Yang Dipelajari

Perbandingan skala Celsius dengan skala Reamur

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid memiliki kemampuan matematis dalam menjumlah, membagi, mengali dan mengurangi.  

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

·     Murid dapat mengkonversi skala termometer Celsius ke skala termometer Reamur melalui suatu persamaan.

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-4

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama Murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga Murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu Murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B. KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                          Lamongan, 14 Juli 2025

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                    Guru Mata Pelajaran  

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                          ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                       NIP. 197509272005011002    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

 

 

 

 

 

 

 

 

              KEMENTERIAN AGAMA

            MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

                    JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292)

                                     '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFORMASI UMUM

                                                                                              

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

·  Kalori

·  Joule

·  Kalorimeter

·  Energi  

·  Derajat panas

Sub Topik

Kalor

Materi Yang Dipelajari

·   Konsep kalor

·   Perbedaan antara suhu dan kalor.

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

 Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid memiliki pemahaman fenomena panas atau dingin dalam kehidupan sehari-hari.

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

·    Murid dapat menjelaskan konsep dasar kalor secara benar.

·    Murid dapat menjelaskan perbedaan antara suhu dan kalor.

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-5

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama Murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga Murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu Murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B. KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                                 Lamongan, 14 Juli 2025

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                    Guru Mata Pelajaran  

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                          ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                       NIP. 197509272005011002    

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

 

 

 

KEMENTERIAN AGAMA

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

    JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292)

                  '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFORMASI UMUM                                                                                              

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

·  Perpindahan kalor

·  Kalor jenis

·  Temperatur

·  Massa benda

Sub Topik

Peran kalor terhadap suhu dan wujud benda.

Materi Yang Dipelajari

Asas Black

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

  Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid memiliki pengetahuan tentang berpindahnya energi panas dari suatu benda ke benda lain.

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

·     Murid  dapat menganalisis kalor dapat menyebabkan perubahan suhu dan perubahan wujud zat dalam suatu percobaan.

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-6

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama Murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga Murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu Murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B. KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                            Lamongan, 14 Juli 2025

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                    Guru Mata Pelajaran  

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                          ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                       NIP. 197509272005011002    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

 

 

 

KEMENTERIAN AGAMA

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

    JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292)

                  '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFORMASI UMUM

                                                                                              

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

· Kalor

· Massa zat

· Kalor laten

· Titik didih

 

Sub Topik

Kalor lebur dan kalor beku

Materi Yang Dipelajari

·     Kalor beku zat

·     Kalor lebur zat

·     Kalor uap zat

·     Kalor embun zat

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

  Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid memiliki pengetahuan matematis dalam menghitung, membagi, mengali, menambah dan mengurangi.

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

·    Murid  dapat menganalisis hubungan antara melebur dan membeku dalam sebuah percobaan.

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-7

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama Murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga Murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu Murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B. KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                        Lamongan, 14 Juli 2025

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                    Guru Mata Pelajaran  

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                          ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                       NIP. 197509272005011002    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

 

 

              KEMENTERIAN AGAMA

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

     JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292)

                      '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFRMASI UMUM

                                                                                              

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

·  Konduktor

·  Isolator

·  Getar partikel

·  Pancaran kalor

·  Rambatan kalor

Sub Topik

Perpindahan kalor

Materi Yang Dipelajari

·  Konduksi

·  Konveksi

·  Radiasi

 

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

  Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid mempunyai pengetahuan tentang alat-alat 

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

·      Murid dapat menganalisis daya hantar zat terhadap kalor dalam sebuah percobaan.

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-8

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama Murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga Murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu Murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B. KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                   Lamongan, 14 Juli 2025

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                    Guru Mata Pelajaran  

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                          ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                       NIP. 197509272005011002    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

 

                KEMENTERIAN AGAMA

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

   JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292)

                 '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFORMASI UMUM

                                                                                              

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

·   Koefisien muai panjang

·   Muai panjang

 

 

Sub Topik

Pemuaian zat padat

Materi Yang Dipelajari

·     Pemuaian

·     Koefisien muai panjang

·     Koefisien muai luas

·     Koefisien muai volume

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

  Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid mempunyai pengalaman ketika benda padat memanjang karena perubahan suhu.

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

·      Murid  dapat menghitung besar muai panjang suatu zat padat akibat perubahan suhu.

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-9

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama Murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga Murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu Murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B. KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                      Lamongan, 14 Juli 2025

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                    Guru Mata Pelajaran  

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                          ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                       NIP. 197509272005011002    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

 

 

 

            KEMENTERIAN AGAMA

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

  JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292)

                           '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFORMASI UMUM  

                                                                                              

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

· Kenaikan suhu

· Jenis bahan

· Koefisien muai

Sub Topik

Pemuaian zat cair

Materi Yang Dipelajari

Koefisien muai volume zat cair

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

 Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid dapat memahami peristiwa air dalam panci saat dipanaskan.

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

·     Murid  dapat menganalisis pemuaian zat cair dalam sebuah percobaan.

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-10

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama Murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga Murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu Murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B. KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                    Lamongan, 14 Juli 2025

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                    Guru Mata Pelajaran  

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                          ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                       NIP. 197509272005011002    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

 

 

 

   KEMENTERIAN AGAMA

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

  JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292)

                '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFORMASI UMUM

                                                                                              

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

·   Tekanan tetap

·   Volume tetap

 

Sub Topik

Pemuaian zat gas

Materi Yang Dipelajari

·  Koefisien muai volume zat gas

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

  Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid memiliki pemahaman peristiwa keluar gelembung-gelembung uap air saat air dimasak.

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

·      Murid  dapat menjelaskan pemuaian zat gas dalam tekanan tetap.

·      Murid  dapat menjelaskan pemuaian zat gas dalam volume tetap.

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-11

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama Murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga Murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu Murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B. KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                       Lamongan, 14 Juli 2025

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                    Guru Mata Pelajaran  

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                          ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                       NIP. 197509272005011002    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

KEMENTERIAN AGAMA

MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 LAMONGAN

   JL. Raya PUK No. 12 Glagah Kecamatan Glagah Lamongan  Jawa Timur (62292

                 '/Fax. (0322) 311517 Email : mtsnlamongan@yahoo.com

 

MODUL AJAR

 

INFORMASI UMUM                                                                                              

Nama Penyusun

MUHAJIR, S.Pd

Institusi

MTs Negeri 2 Lamongan

Jenjang

MTs

Semester/Tahun

Ganjil / 2025

Fase/Kelas

D / VII

Domain/Topik

Suhu, Kalor dan Pemuaian

Kata Kunci

·     Keping logam

·     Termostat

 

Sub Topik

Pemanfaatan peristiwa pemuaian pada bimetal

Materi Yang Dipelajari

Cara kerja bimetal

 

Alokasi waktu

2 x 40 Menit

Moda Pembelajaran

  Tatap muka

Profil Lulusan

·  Penalaran

·  Kritis

·  Kesehatan

·  Komunikasi

·  Kolaborasi

·  Kreativitas

Model Pembelajaran

· Discovery Learning

· Jigsaw

· Project Based Learning

· Tanya jawab

·   Diskusi

Karekteristik Murid

Regular/Tipikal

Jumlah Murid

 28 siswa

Sarana Prasarana

Kertas HVS secukupnya; buku IPA, penggaris, dan alat-alat tulis lainnya; laptop.

Kopetensi Awal

Murid memiliki pengetahuan cara kerja setrika baju dalam mengatur kestabilan suhunya supaya aman saat digunakan.

Daftar Pustaka

Azam, M., Maryati., Nugroho, A. 2022. Eksplorasi Imu Pengetahuan Alam untuk kelas VII SMP dan MTs. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.

Konsep Profil Lulusan 8 Dimensi dan Pembelajaran Berbasis Projek (PBP)

·   Kreatif

·   Bernalar Kritis

·   Musyawarah (syūra)

·   Toleransi (tasāmuh)

·   Keteladanan (qudwah)

 

KOMPETENSI INTI

 

DESAIN PEMBELAJARAN

Tujuan Pembelajaran

·     Murid  dapat menjelaskan cara kerja bimetal yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai alat.

Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual dan kooperatif menggunakan model pembelajaran Discovery Learning, Jigsaw dan Project Based Learning serta metode pembelajaran diskusi dan wawancara.

Kemitraan Pembelajaran

Pembelajaran mengembangkan kolaborasi murid melalui aktivitas wawancara dengan berbagai pihak (tenaga ahli, masyarakat, murid di kelas lain dan atau sumber terpercaya lainnya).

 

Lingkungan Pembelajaran

Memberikan kesempatan kepada murid secara berkelompok untuk menelusuri informasi dari sumber terpercaya (penelusuran internet, wawancara dengan tenaga/tim ahli dan masyarakat).

Pemanfaatan Digital

● Menggali informasi melalui memanfaatkan internet, tentang materi pelajaran yang dibahas.

● Asesmen pembuatan poster edukasi dan kampanye tentang seputar manfaat materi pelajaran yang dibahas dengan memanfaatkan aplikasi digital seperti canva, powerpoint, sosial media, dan lain-lain

 

PENGALAMAN BELAJAR

Urutan Kegiatan Pembelajaran Pertemuan ke-12

A. KEGIATAN PENDAHULUAN

 

Memahami (Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan)

 

1.  Guru mengawali pembelajaran dengan salam.

2.  Guru bersama Murid mengawali pembelajaran dengan berdo’a.

3.  Guru mengabsen kehadiran siswa.

4.  Aperspesi: Murid diberi pertanyaan pemantik bermakna seputar topik yang sedang dibahas sehingga Murid berkesadaran untuk memusatkan perhatiannya pada topik pelajaran yang sedang dipelajari secara menggembirakan. Tujuannya adalah mengingatkan kembali pada materi yang lalu serta menghubungkannya pada topik baru yang sedang dibahas berdasarkan pengalaman atau pengetahuan yang sudah mereka miliki. 

5.  Motivasi:  Apabila materi ini dikuasai dengan baik, maka akan  membantu Murid dalam menyelesaikan permasalahan dalam mengenali, mengamati, mengidentifikasi, merencanakan, mengabstraksi dan mengkombinasikan suatu obyek dan penggunaan alat terkait materi pelajaran yang dibahas.

6.  Guru menginformasikan tujuan pembelajaran agar siswa memahami topik yang akan dipelajari serta bagaimana proses pembelajaran akan berlangsung, dan apa yang akan mereka capai.

7.  Murid dibentuk beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang dengan anggota yang heterogen sesuai dengan jumlah topik yang sedang dibahas. Guru diperkenankan menentukan jumlah topik bahasan yang akan dipelajari. Setiap kelompok diberi waktu sekitar 15 menit untuk menggali informasi mengenai topik yang ditentukan, setelah itu berdiskusi di dalam kelompoknya untuk membuat daftar pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahui mengenai topik sistem organ lainnya. Perwakilan anggota kelompok bertugas mencari informasi dari kelompok lain dibantu dengan menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat. Setelah itu, perwakilan anggota kelompok kembali ke kelompok asalnya untuk menyampaikan informasi yang telah didapatkan sehingga setiap kelompok menguasai seluruh topik yang dibahas.

B. KEGIATAN INTI

Sintak

Kegiatan

Stimulasi

(Pemberian rangsangan)

 

 

 

   Meminta Murid membuka buku paket atau sumber belajar lain.

   Menayangkan gambar/foto atau media pembelajaran lain. (Diferensiasi Konten)

   Murid dengan bimbingan guru melakukan pengamatan dan menanggapi topik yang disajikan. (Diferensiasi Proses)

Problem Statement

(Pernyataan atau Identifikasi masalah)

   Guru memberikan kesempat Murid untuk mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dipahami, (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

Data Collection

( Pengumpulan Data )

   Murid mengumpulkan informasi yang relevan dalam diskusi untuk menjawab pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan diskusi kelompok atau kegiatan lain guna menemukan solusi masalah terkait materi pokok. (Diferensiasi Produk)

Pengolahan Data

(Mengkomunikasikan)

        Murid dibimbing guru menuliskan hasil diskusi kelas berupa kesimpulan baik berupa secara lisan, tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan berpikir sistematis, dan mengungkapkan pendapat dengan sopan. (Diferensiasi Proses)

        Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal berkaitan dengan materi yang dibahas.

        Kelompok lain mengemukakan  pendapat  atas presentasi yang dilakukan dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.

        Bertanya atas presentasi yang dilakukan dan Murid lain diberi kesempatan  untuk menjawabnya.

        Menyimpulkan  pembelajaran yang baru dilakukan berupa Laporan hasil pengamatan secara tertulis (Diferensiasi produk).

Verification (pembuktian)

    Murid menganalisis masukan, tanggapan dan koreksi dari guru terkait materi pembelajaran.

    Mengolah informasi yang sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang berlangsung serta menyelesaiakan pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja (LKS).

C. KEGIATAN PENUTUP

Murid :

    Membuat resume per individu dengan bimbingan guru tentang point-point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan. (Kesadaran Diri, Manajemen Diri, Pembuatan Keputusan Bertanggung Jawab)

    Mengagendakan projek yang harus mempelajari pada pertemuan pembelajaran berikutnya disekolah atau dirumah. (Diferensiasi Produk).

Guru :

    Memeriksa pekerjaan siswa  yang selesai  langsung diperiksa.

    Murid yang  selesai mengerjakan projek dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat untuk penilaian projek.

Refleksi untuk Guru

    Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk mengikuti pelajaran dengan baik?

    Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat dipahami oleh siswa?

    Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran) serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam memahami pelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan sesuai dengan yang diharapkan?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?

    Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?

    Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang direncanakan?

    Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?

    Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?

    Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh siswa?

Refleksi untuk Murid

    Pada bagian mana dari materi pelajaran yang dirasa kurang dipahami?

    Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajar pada materi ini?

    Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk lebih memahami materi ini?

    Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki hasil belajarmu?

 

ASESMEN

 

 

1.  Asesmen Awal Pembelajaran.

 

Asesmen awal pembelajaran membantu guru mengetahui kesiapan siswa untuk belajar materi baru, termasuk pengetahuan prasyarat yang mungkin sudah mereka miliki. Asesmen awal membantu guru mengidentifikasi siswa yang membutuhkan dukungan tambahan, sehingga intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah mereka tertinggal.

(Asesmen awal terlampir)

 

2. Asesmen Formatif.

 

Assesmen formatif dilakukan selama proses pembelajaran untuk memantau kemajuan siswa, memberikan umpan balik, dan membantu memperbaiki proses belajar mengajar. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami perkembangan mereka, mengidentifikasi tantangan, dan merencanakan strategi belajar yang lebih efektif.

 

● Pertemuan 1 : Membuat resume materi pokok.

Murid diminta untuk membuat resume yang berisi penjelasan dari seluruh topik pembelajaran yang telah dipelajari. Penilaian yang diambil berdasarkan ketepatan penyampaian seluruh informasi terkait materi pokok. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 2 : Membuat poster topik yang telah dipelajari dan atau menjawab pertanyaan analisis dari studi kasus yang diberikan.

Aspek penilaian poster ditinjau dari kelengkapan konten informasi. Untuk aspek penilaian analisis studi kasus, jawaban Murid diberi skor menggunakan rubrik penilaian yang mengukur kemampuan analisis mereka dalam hal mengidentifikasi pemahaman materi secara mendalam. Murid yang masih berada pada kategori perlu bimbingan diberi penguatan oleh pendidik pada topik yang belum dikuasai atau mendapatkan penguatan secara tutor sebaya.

 

● Pertemuan 3 : Membuat poster, canva, powerpoint, video, atau penjelasan yang memuat informasi penjelasan topik yang dibahas.

     (Asesmen formatif terlampir)

 

3. Asesmen Sumatif

Asesmen sumatif mengevaluasi seberapa baik Murid telah menguasai materi dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Meskipun lebih berfokus pada hasil akhir, asesmen sumatif juga dapat memberikan informasi tentang kekuatan dan kelemahan Murid dalam belajar, yang dapat digunakan untuk perbaikan pembelajaran di masa depan.

 

Daftar cek dari kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran pertemuan 1-3. Jika dirasa perlu konfirmasi tambahan, Guru dapat memberikan soal tes tulis sebagai alternatif asesmen sumatif.

(Asesmen sumatif terlampir)

 

.                                                                     Lamongan, 14 Juli 2025

 

    Mengetahui :                                                                                                       

 

    Kepala MTs. N 2 Lamongan                    Guru Mata Pelajaran  

 

 

   ( Asman. S. Ag., M. Pd. )                          ( Muhajir, S. Pd.)

   NIP. 197306132007101004                       NIP. 197509272005011002    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A. ASSESMEN AWAL PEMBELAJARAN

 

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Mandiri

·         Menjawab pertanyaan awal

·         Membawa kebutuhan belajar sendiri

·         Tidak banyak bertanya pada teman saat mengerjakan tugas

 

 

 

 

2.

Bernalar Kritis

·        Mampu memahami dan menganalis masalah

·        Mampu mengajukan dan menjawab pertanyaan

·        Mampu memutuskan masalah

 

 

 

 

3.

Kreatif

·        Kemampuan untuk menghasilkan banyak gagasan,ide, jawaban.

·        Mampu mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

·        Kemampuan untuk mengembangkan,memperbaiki, memperhalus,menyempurnakan, menerapkan ide sehingga menjadi lebih baik dan menarik dibandingkan sebelumnya.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:           

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

 

B. ASSESMENT FORMATIF

 

No.

Indikator

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Murid dapat mengerjakan tugas individu maupun secara kelompok yang diberikan terkait materi pokok

 

 

 

 

2.

Murid dapat menyelesaikan latihan di kelas yang diberikan guru secara mandiri.

 

 

 

 

3.

Murid dapat mengubah pola pikir melihat masalah dari perspektif berbeda.

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

 

C. ASSESMENT SUMATIF

No.

Aspek yang diobservasi

Hasil Pengamatan

1

2

3

4

1.

Penugasan.

·    Murid mampu mengeksplorasi topik materi terkait dan mengkomunikasikan pemahaman mereka dengan cara semenarik mungkin

 

 

 

 

2.

Resume.

·    Murid menunjukkan ketepatan dalam membuat ulasan informasi terkait materi pokok dengan cara mengekspresikan pemahaman ide/pemikiran mereka dalam bentuk tulisan dengan bahasa yang formal sesuai kebebasan berpikirnya.

 

 

 

 

3.

Lisan.

·    Murid mampu mengembangkan argumen, menyajikan bukti, mencari sumber terpercaya untuk mendukung argumen, dan menggunakan referensi dengan tepat.

 

 

 

 

4

Kuis pilihan ganda dan uraian.

·    Murid minimal mampu mencapai skor ketetapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP).

 

 

 

 

 

Rubrik Penilaian

Keterangan:

4 = sangat baik,    

3 = baik,    

2 = cukup              

1 = kurang baik

Indikator rubrik penilaian:

1.  Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran

2.  Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

3.  Baik jika menunjukkan sudah ada  usaha ambil bagian dalam pembelajaran  tetapi belum ajeg/konsisten

4.  Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian  dalam menyelesaikan tugas kelompok  secara terus menerus dan ajeg/konsisten

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar