Pendidikan

September 26, 2025

Cara Menguji Amilum dalam Bahan Makanan

 

Cara Menguji Amilum dalam Bahan Makanan

 

A. Kajian Teori

 

Iodin lugol, dikenal juga sebagai iodium cair, larutan lugol, atau cukup lugol, adalah larutan yang merupakan gabungan dari senyawa kalium iodida dengan iodin dalam air.  Iodin lugol pertama kali dibuat pada tahun 1829 oleh seorang fisikawan Perancis yaitu Jean Lugol  digunakan untuk mendeteksi keberadaan pati (polisakarida) dalam suatu sampel. 

Ketika amilum atau pati bereaksi dengan iodium, hasilnya adalah warna biru yang khas. Di sisi lain, kelompok polisakarida tertentu akan menghasilkan warna ungu saat terkena iodium. Sementara itu, glikogen dan sebagian pati yang telah terhidrolisis akan membentuk warna cokelat ketika bereaksi dengan iodium.

 Warna lugol pada sampel makanan akan berubah menjadi biru kehitaman, ungu, atau bahkan cokelat jika sampel makanan tersebut mengandung amilum (karbohidrat). Semakin pekat warna yang dihasilkan, semakin tinggi kandungan amilum pada makanan tersebut.

 

 B. Tujuan;

     Menguji Amilum dalam bahan makanan

 

C. Alat dan bahan;

 

1.    Pipet

2.    Plat tetes

3.    Alat penggerus ( mortar dan pestel)

4.    Larutan Lugol/Iodium

5.    Tepung kanji/Terigu (Untuk Kontrol)

6.    Kentang

7.    Pisang

8.    Tahu

9.    Susu

 

D. Prosedur kerja:

 

1.    Berilah label A, B, C, D  dan E pada plat tetes.

2.    Teteskan 2 tetes larutan amilum (kanji/terigu) pada Plat tetes A.

3.    Selanjutnya teteskan 1 tetes larutan lugol pada campuran tersebut.

4.    Amati warna yang terjadi pada Plat tetes A. ( Ini sebagai kontrol )

5.    Selanjutnya teteskan sebanyak 1 tetes larutan Lugol pada setiap ekstrak bahan yang akan diteliti pada Plat tetes B, C, D  dan E.

6.    Amati setiap perubahan warna yang terjadi pada Plat tetes B, C, D  dan E.

 

E. Hasil Pengamatan:

       

 

 No

 

   Bahan

 

Ditetesi Logol

 

Keterangan

Warna sebelum ditetesi

Warna sesudah ditetesi

1

Kentang

 

 

 

2

Pisang

 

 

 

3

Tahu

 

 

 

4

Susu

 

 

 


Keterangan :

++++       =  Warna biru kehitaman (Mengandung amilum tinggi)

+++          =  Warna biru tua

++            =  Warna ungu

+              =  Warna coklat

-               =  Warna kuning (Tidak mengandung amilum)

 









F. Pertanyaan:

 

1.  Apakah semua bahan makanan yang diuji menghasilkan perubahan warna yang sama? Apa alasannya?

2.  Makanan apa yang paling banyak mengandung amilum?

3.  Makanan apa yang paling sedikit mengandung amilum

4.  Makanan mana yang tidak mengandung amilum?

5.  Apa kesimpulan percobaan ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar